Pesona Pulau Sangalaki, Rumah Penyu di Kepulauan Derawan
Pulau Sangalaki, sumber ig hvtrip

Pulau Sangalaki adalah salah satu obyek wisata yang terdapat di Kepulauan Derawan, Kalimantan Timur. Kepulauan Derawan yang penduduk aslinya kebanyakan nelayan dan bermata pencaharian ikan dan hasil laut adalah salah satu destinasi wisata bahari yang mempesona di Indonesia. Derawan kaya dengan berbagai pantai, pulau kecil, diving point serta spot wisata lainnya seperti laguna Kehe Daing yang sudah dikenal hingga ke mancanegara.

Potensi wisata di Kepulauan Derawan juga ikut berkontribusi terhadap peningkatan perekonomian penduduk. Terdapat berbagai penginapan dan hotel, layanan paket wisata Derawan Tour, termasuk kegiatan yang mendukung pariwisata seperti kegiatan Maratua Jazz & Dive Fiesta yang diprakarsai oleh WartaJazz – The Jazz Ecosystem of Indonesia dan Yayasan Berau Lestari yang didukung oleh pemerintah setempat. Acara ini bisa mendatangkan wisatawan dari berbagai daerah hingga mancanegara.

Pulau Sangalaki adalah salah satu spot wisata yang patut untuk dikunjungi. Lokasi ini memiliki beberapa spot diving, penangkaran penyu, pantai yang indah dan penginapan yang bagus. Meskipun yang paling populer adalah titik penyelamannya (spot diving), tetapi tidak ada salahnya untuk menyimak daya tarik Pulau Sangalaki lainnya. Berikut informasinya.

Pulau Sangalaki

Pulau eksotis ini letaknya di bagian utara Kabupaten Berau di area perairan, Provinsi Kalimantan Timur. Provinsi ini memang terkenal dengan pulau baharinya seperti Pulau Derawan, Pulau Kakaban dan Pulau Sangalaki. Apa yang menjadi daya tarik salah satu pulau dari tiga pulau eksotis yang terdapat di Kepulauan Derawan ini?

Tempat Konservasi Penyu

Pulau ini terkenal sebagai rumah penyu di Kepulauan Derawan. Kepulauan Derawan berbeda dengan Pulau Derawan, dimana Kepulauan Derawan terdiri dari beberapa pulau sedangkan Pulau Derawan adalah salah satu pulaunya. Dari banyak pulau, yang paling dikenal sebagai rumah penyu adalah Sangalaki.

Tukik di Pulau Sangalaki, sumber ig savensafetravel
Tukik di Pulau Sangalaki, sumber ig @savensafetravel

Pulau ini menjadi salah satu lokasi konservasi penyu di Indonesia yang juga menjadi habitat beberapa penyu yang hampir punah seperti penyu sisik dan penyu hijau. Pulau ini juga dikenal sebagai lokasi bertelur utama bagi penyu hijau di Asia Tenggara. Karenanya, Sangalaki adalah salah satu habitat penyu yang paling baik di dunia.

Dari data yang ada, setiap tahunnya total ada lebih dari 3.700-an penyu yang singgah ke pulau ini. Para penyu tadi datang ke Pulau Sangalaki hanya untuk bertelur. Jumlahnya akan semakin banyak ketika kondisi air laut disekitar Sangalaki sedang pasang. Jika Anda berkesempatan untuk berada di pulau ini, melihat penyu bisa jadi hal yang langka. Biasanya penyu terlihat pada malam hari saat mereka bertelur.

Cara para penyu bertelur di area Pulau elsotis ini bisa dibilang cara yang semi alami. Karena biasanya setelah para penyu yang datang ke pulau selesai bertelur, telur mereka yang sudah menetas ataupun belum akan selalu diawasi oleh beberapa petugas konservasi. Apabila dilihat posisi dan lokasi penyu bertelur dan mengubur telurnya tidak aman, maka akan ada beberapa petugas dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) yang bertugas memindahkan telur ini ke lokasi lain yang lebih aman. Lebih aman dari predator dan penggangu lainnya.

Predator alami seperti biawak adalah faktor penggangu penyu bertelur yang juga tinggal di Pulau Sangalaki. Biawak ini memang suka memangsa telur penyu di Pulau Sangalaki. Biasanya satu penyu dewasa akan bertelur sebanyak 100 butir atau lebih. Sementara itu hampir setiap malamnya akan ada puluhan penyu dewasa yang bertelur di Pulau yang menjadi rumah penyu ini. Jadi bisa saja saat bertelur, bersamaan dengan menetasnya telur lainnya. Sehingga akan terlihat tukik (anak penyu) dengan jumlah yang banyak di area ini.

Penyu di Pulau Sangalaki, sumber ig suparmanusman
Penyu di Pulau Sangalaki, sumber ig @suparmanusman

Namun sayangnya, dengan kondisi lingkungan yang ada, tukik ini akan menjadi mangsa hiu. Sehingga hanya tersisa sedikit yang masih hidup dan bisa menjadi penyu dewasa dan berhabitat di pulau ini. Begitulah siklus kehidupan penyu di pulau konservasi ini.

Berwisata di Pulau Sangalaki

Ada banyak sebenarnya aktivitas wisata yang ditawarkan di Pulau ini. Melihat penyu bisa menjadi salah satunya. Kegiatan lainnya yang paling sering menjadi target wisatawan adalah menyelam dan menyaksikan pemandangan bawah laut dengan bersnorkeling, menginap di resort dan aktivitas yang bisa dilakukan di pantai.

Terdapat lebih dari 10 lokasi menyelam di pulau ini yaitu : Channel Entrance, Coral Gardens, Turtle Town, Sandy Ridge, Manta Run, Sherwood Forest, Manta Parade, Manta Avenue, Eel Ridge, Lighthouse dan The Rockies. Dari semua lokasi penyelaman ini, para diver biasanya ingin melihat Pari Manta Karang yang terdapat di sini. Pari Manta Karang ini ukuran bisa sebesar sekitar 5 meter.

Keberadaan Pari Manta di area pulau ini untuk mencari makan. Jumlahnya bukan hanya satu, namun bisa seperti kawanan yang banyak. Karena itu, spot diving ini memang menjadi idaman karena bisa merasakan pengalaman menyelam bersama Pari Manta di pulau eksotis di Derawan ini.

Selain itu adalah aktivitas snorkeling yang hanya melihat pemandangan bawah laut dari atas, bermain di pantai dan menikmati resort yang berupa pondok-pondok di sekitar pantai. Jadi, pulau ini memberikan pengalaman yang berbeda untuk merasakan keindahan alam laut kepada para pengunjung.

Itu dia ulasan tentang beberapa informasi terkait Pulau Sangalaki, salah satu tujuan wisata di Kepulauan Derawan yang memiliki daya tarik yang luar biasa. Semoga informasi ini bisa Anda manfaatkan dan menjadi referensi berwisata Anda. Selamat menikmati kunjungan Anda di Derawan.

Comments

Leave a Reply